RSS

AX16(AX14) Modification

16 Des

Saya mengikuti thread ini di forum diyaudio. Lalu saya lihat schematic AX16 rancangan dari Apex. Saya tidak tahu kalau AX16 itu adalah AX14 yang ditambahkan proteksi arus lebih (over current). Saya tertarik untuk membuat simulasinya tanpa menyertakan rangkaian proteksi tersebut. Ini file simulasinya.

Kemudian saya memodifikasinya agar THD-nya lebih kecil dan slew rate –nya lebih tinggi. Sehingga jadinya seperti ini, termasuk layout PCB nya. Namun atas saran dari salah seorang anggota forum tersebut, akhirnya skematik dan PCB layoutnya menjadi seperti ini.

Untuk men-download file-file tersebut, kita harus mendaftar menjadi anggota forum tersebut.

Cara Kerja AX16(AX14) Modifikasi

Amplifier ini memakai topologi Lin atau Blameless (istilah dari Douglas Self). Yaitu bagian input memakai penguat diferensial atau Long Tail Pair (LTP), diikuti penguat tegangan utama atau Voltage Amplification Stage (VAS) dan terakhir adalah bagian output sebagai penguat arus.

Bagian LTP dibentuk oleh transistor Q1 dan Q5 yang memiliki kriteria low noise dan hFE-nya tinggi. Arus LTP ditentukan oleh sumber arus tetap Q3. Arus kolektor Q3 = (tegangan maju LED merah – VBE) / R7 yaitu sekitar 3,7mA. R9 untuk mengatur DC Offset. Beban LTP memakai cermin arus Q2 dan Q4 sehingga penguatan tegangan pada LTP cukup tinggi. D1 digunakan sebagai clamping agar saat clipping tidak terjadi “sticky” atau sinyalnya seolah-olah lengket ke power supply selama beberapa saat.

Untuk VAS-nya sendiri memakai konfigurasi Baxandall super-pair, Q7 dan Q9, suatu jenis kaskade yang ditemukan oleh Baxandall. VAS seperti ini sering dipakai Yamaha pada amplifiernya. VAS tersebut dibebani oleh sumber arus tetap yang dikonfigurasikan juga sebagai Baxandall super-pair, yaitu Q6 dan Q8. Sebenarnya sumber arus tetap ini bisa memakai satu transistor saja, namun saya tidak ingin mengubah terlalu banyak. Besarnya sumber arus tetap ini sekitar 6,4mA.

Kompensasi amplifier ini memakai kompensasi Transitional Miller Compensation (TMC), yaitu C6, C7, dan R16. Agar mendapatkan phase margin dan gain margin yang baik, maka ditambahkan C8 dan R19.

Kemudian bagian output memakai double emitter follower, Q11, Q12, Q13, dan Q14. Q11 dan Q12 bekerja pada kelas A, sedangkan Q13 dan Q14 bekerja pada kelas AB. Agar arus biasnya stabil, maka dipakai bias servo Q10. Arus bias sekitar 110mA yang diatur oleh R23.

Amplifier ini sudah dicoba oleh salah seorang anggota forum tersebut. Hasilnya seperti ini.

Pengaturan DC Offset dan Arus Bias

Sebelum amplifier dinyalakan, atur R23 agar tahanannya maksimal. Lalu Input SL1 dihubungsingkat dan pada output tidak dihubungkan apapun. Hidupkan amplifier. Atur R23 agar tegangan antara emitor Q13 dan Q14 sebesar 48mV sampai 52mV. Ini akan menghasilkan arus bias sekitar 110mA. Setelah itu atur R9 agar tegangan antara OUTPUT dan GROUND nol volt, maksimal +-10mV.

Matikan amplifier dan SL1 dikembalikan seperti sebelumnya. Amplifier siap digunakan.

Selamat mencoba.

 

Iklan
 
17 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2015 in Audio

 

Tag: ,

17 responses to “AX16(AX14) Modification

  1. tiar wahyu hariri

    16 Desember 2015 at 16:42

    Ga bisa di buka om 😀

     
  2. tiar wahyu hariri

    16 Desember 2015 at 16:43

    Apa harus masuk dulu ke diyaudio ya om

     
    • anistardi

      16 Desember 2015 at 17:42

      Jadi anggota diyaudio dulu.

       
  3. Toetoe

    16 Desember 2015 at 19:26

    itu BAV21 bisa di ganti IN4148 ya om

     
  4. topa

    17 Desember 2015 at 10:51

    ini seperti jiplaan yamaha ya?

     
    • anistardi

      17 Desember 2015 at 10:54

      Tidak tahu, coba tanya sama perancang aslinya yaitu APEX. Saya hanya modifikasi rancangan tersebut.

       
  5. denmas soerdjanto

    18 Desember 2015 at 13:25

    Mantap mbah. cukces celalu pokoe

     
  6. ardy dean

    25 Februari 2016 at 16:00

    ini kira2 max power nya brapa watt mas anis? ax16 ini

     
    • anistardi

      25 Februari 2016 at 16:14

      55 watt rms pada 8 Ohm atau 75 watt rms pada 4 Ohm.

       
  7. ardy dean

    25 Februari 2016 at 16:28

    oke matur nuwun mas sy sudah pesen pcb sama mas daniel mau coba amplifier ini penasaran soalnya
    ooo iya ada referensi ga mas berapa inch speker dan berapa watt speker yg cocok digunakan

     
    • anistardi

      25 Februari 2016 at 16:34

      Sekalian komponennya saja, karena komponen yang dipakai agak susah cari di toko-toko.

       
      • ardy dean

        25 Februari 2016 at 16:40

        oke mas sy deket kok dengan mas daniel sy di ciganjur 15 menit sampe ke tempat mas daniel (kalo ga macet hehehehe)

         
  8. ardy dean

    26 Februari 2016 at 11:28

    ooo iya untuk beban referensi yg cocok speker berapa inch? dan berapa watt mas?

     
    • anistardi

      26 Februari 2016 at 15:46

      Speaker 6 sampai 8 inchi 60-100 watt 8 Ohm. Perlu speaker bagus agar hasilnya bagus. Saya rekomendasikan speaker buatan pak Yus (AudioKitchen) atau pak Handoko Kamajaya.

       
  9. hangtut

    18 Maret 2017 at 00:08

    mantab pak saya sdh buat ax14 modif pak bimo joss padahal masih pakai komponen standard..ini masih cari silver mika 4,7 pf siapa tau lebih joos lagi

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: