RSS

Merancang Sound System Sederhana Untuk Home Theater (Bagian I)

29 Jan

Sound system untuk home theater memiliki banyak channel. Yang paling umum adalah sistem 5.1 yaitu speaker depan di kiri dan kanan (front) serta tengah (center),  speaker samping di kiri dan kanan (surround) dan speaker sub-woofer. Ada juga sistem 7.1 dengan tambahan speaker belakang di kiri dan kanan (back surround).

Baik DVD player maupun Blu-ray player, juga media player ada yang memiliki keluaran audio analog 5.1 ataupun 7.1. Untuk komputer umumnya memiliki sound card dengan keluaran audio 6 channel (5.1) ataupun 8 channel (7.1). Untuk membuat sound system Home Theater sederhana diperlukan pre-amp dengan volume control dan amplifier banyak channel. Idealnya ada master volume control yang mengatur level semua channel, namun hal ini akan menambah kerumitan karena diperlukan digital volume control. Untuk sistem sederhana ini, tidak dibuat master volume control.

Schematic pre-amp saya ambilkan dari Simple Pre-amp seperti ini.

Pre-amp front_suround

Untuk channel front, surround, maupun back surround potensiometer P1 memakai potensiometer stereo. Sedangkan untuk channel center dan sub-woofer potensiometer P1 diganti dengan 2 buah memakai potensiometer mono. Untuk tipe op-amp bebas, asalkan slew rate-nya sama atau lebih besar dari 6V/µS.  Penguatan tegangannya adalah (R3/R4) + 1 atau (R9/R8) + 1 yaitu 4x. Jika penguatan tegangan dirasa kurang cocok dengan amplifier maka nilai R4 dan R8 bisa disesuaikan.

Bisa juga membuat potensiometer 5.1 channel sendiri seperti link ini.

Power supply yang digunakan adalah +-15V yang teregulasi yang schematic-nya seperti ini.

Dual 15V Power Supply

Artikel selanjutnya adalah tentang amplifier banyak channel.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 29 Januari 2015 in Audio

 

Tag:

2 responses to “Merancang Sound System Sederhana Untuk Home Theater (Bagian I)

  1. kf

    31 Januari 2015 at 10:32

    Pak Anis, kalau cuma stereo L dan R saja apakah tidak bisa disebut home theatre ?

     
    • anistardi

      31 Januari 2015 at 10:55

      Bisa saja tapi tidak optimal jika sumber suaranya 5.1 atau 7.1

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: