RSS

Pengendali Fan Dengan PWM

23 Nov

Penggemar audio rumahan tentu tidak ingin amplifier mereka memakai fan/kipas karena suara fan akan mengganggu kenikmatan menikmati musik. Namun jika memakai amplifier berdaya besar atau amplifier kelas A, mau tidak mau harus memakai fan. Untuk amplifier kelas AB, saat volume pelan tentu pendingin amplifier suhunya masih rendah sehingga fan tidak dibutuhkan. Saat suhu pendingin sudah mulai hangat baru kita ingin menghidupkan fan. Agar proses tersebut berjalan otomatis, maka diperlukan pengendali fan yang bisa dikontrol oleh suhu pendingin.

Saya ingin mensimulasikan pengendali fan yang sederhana, memakai komponen yang umum dan murah. Setelah saya cari-cari di internet, maka ketemu link ini. Saya modifikasi dengan sensor suhu sederhana memakai transistor, sehingga rangkaiannya menjadi seperti ini.

PWM Fan Controller

Cara kerjanya sederhana. Op-amp IC1A dan IC1B adalah rangkaian penghasil sinyal segitiga dengan frekuensi 140 Hz. Keluaran IC1B (kaki 7) seperti ini:

Swatooth

Op-amp IC1C adalah comparator yang membandingkan tegangan kaki 10 dan 9 sehingga keluarannya menjadi high (12V) atau low (0V). Karena yang dibandingkan adalah sinyal segitiga dengan sinyal yang lain, maka hasilnya adalah sinyal Pulse Width Modulation (PWM) atau sinyal yang memiliki lebar pulsa yang bervariasi tergantung besarnya tegangan pada kaki 9. Contoh bentuk gelombang kaki 8 saat suhunya 50 derajat Celsius adalah sebagai berikut:

50Derajat_PWM

Transistor Q1 sebagai sensur suhu, memanfaatkan koefisien suhu tegangan basis – emitor sebesar -2,2mV/ᵒC. Tegangan kolektor Q1 dari suhu 25 – 75 ᵒC adalah sebagai berikut:

Sensor Suhu

Tegangan sensor suhu ini di buffer oleh op-amp IC1D. Keluaran IC1C menggendalikan transistor Q2 yang mampu mengeluarkan arus sampai 5A.

Konstruksi

Transistor Q1 ditempel ke pendingin dengan mica agar kolektornya tidak terhubungsingkat dengan pendingin. Antara Q1, mica, dan pendingin diberi pasta pendingin (silicon grease). Lalu atur R8 agar fan mulai berputar pada suhu 45 ᵒC.

Pada simulasi digunakan nilai R7 + R8 sebesar 22K ohm untuk mendapatkan duty cycle 0 – 100 % pada suhu 47 – 60 ᵒC. Makin besar nilai R7 + R8 makin tinggi suhu saat fan mulai berputar.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 23 November 2014 in Arduino

 

Tag: , , ,

2 responses to “Pengendali Fan Dengan PWM

  1. noise

    25 Februari 2015 at 12:07

    Pak mau tanya pada Q2 (TIP 122) itu maksudnya 2 tip di seri bgitu pak?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: