RSS

Power Supply Untuk Audio Amplifier (Bagian 3)

05 Mar

Kabel memiliki ukuran diameter standard yang dikenal dengan AWG (American Wire Gauge). Makin besar diameter kabel, makin besar pula arus maksimum yang bisa dialirkannya. Di bawah ini akan diberikan panduan penggunaan kabel untuk power supply.

Untuk kabel yang digunakan pada sisi primer trafo adalah:

Trafo Rating

Arus pada 220VAC

AWG

300VA

1,36A rms

27

500VA

2,27A rms

25

625VA

2,84A rms

24

800VA

3,64A rms

23

1KVA

4,55A rms

22

Rating trafo diukur dalam VA (Volt/tegangan dikali Ampere/arus). Namun trafo yang umum beredar di Indonesia hanya mencantumkan arus maksimal pada sisi sekundernya. Cara mencari rating trafo dengan mengalikan tegangan maksimal sekunder dengan arus maksimalnya. Misalnya kita memakai trafo CT 30V dengan arus 5A, maka rating trafo adalah (2 x 30)V x 5A, yaitu 300VA. Ini perhitungan sederhana dengan mengabaikan efisiensi trafo. Trafo toroid memiliki efisiensi sekitar 90 – 95%, sedangkan trafo yang lain memiliki efisiensi yang sedikit lebih rendah.

Sedangkan untuk sisi sekunder trafo sebaiknya digunakan kabel AWG 20 sampai 14 dengan konektor FASTON dengan lebar 6,3mm atau biasa disebut SKUN. Di bawah ini tabel kemampuan arus maksimal dari kabel AWG 20 sampai 14.

Diameter kabel

Arus maksimal

20 AWG

11A rms

18 AWG

16A rms

16 AWG

22A rms

15 AWG

28A rms

14 AWG

32A rms

 

Sebaiknya gunakan kabel AWG 16 sampai 14 untuk GROUND ke casing/box dan usahakan  kabelnya sependek mungkin.

Untuk sekring atau fuse pada sisi primer trafo gunakan jenis T (Time Lag) yang mampu bertahan selama 2 menit sebelum putus dari 200% nilai arus yang tertulis dan 0,1 detik dari 1000% nilai arus yang tertulis. Di bawah ini akan diberikan panduan penggunaan sekring untuk sisi primer trafo.

Trafo Rating

Arus pada 220VAC

Sekering/Fuse

300VA

1,36A rms

T3A

500VA

2,27A rms

T4A

625VA

2,84A rms

T6A

800VA

3,64A rms

T7A

1KVA

4,55A rms

T8A

 

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2014 in Audio, Uncategorized

 

Tag: ,

2 responses to “Power Supply Untuk Audio Amplifier (Bagian 3)

  1. Cafemanado

    18 April 2014 at 08:46

    Bang ada tabel perbandingan gak dengan kabel-kabel lokal yang bertanda SNI, gak mudeng kode standarnya sama yang AWG

     
    • anistardi

      18 April 2014 at 08:54

      Saya tidak mengerti tentang standard SNI. Diukur saja diameter tembaganya.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: